Halaman

Minggu, 06 Oktober 2019



Swapping adalah Suatu metode pengalihan proses yang bersifat sementara dari memori utama ke suatu tempat penyimpanan sementara (disk) dan dipanggil kembali ke memori jika akan melakukan eksekusi.
Adapun proses pindahkan yaitu proses yang di blocked ke disk dan hanya memasukkan proses-proses ready ke memory utama.

swapping adalah sebuah proses yang lambat, untuk itu diperlukan metode yang ,tepat untuk mengatur penempatan proses ke memori, agar lebih efisien. Swapping adalah sebuah proses yang  ,melibatkan modul I/O, ,memindahkan data dari storage device ke memory melewati bus.
Proses Swapping : 
1.    Ketika memory belum kosong, proses ditampung dahulu di sebuah medium biasanya ditampung didalam harddisk.
2.    Saat ruang memory sudah tersedia, load proses tersebut ke memory.
3.    Saat proses sudah selesai, buang seluruhnya dari memory.
4.    Kalau ada proses yang blocked (stuck), pindahkan ke medium, kemudian load proses lain yang dalam kondisi ready.


Ada 2 pendekatan tgt dari ketersediaan hardware :
• Swapping
• Virtual memory

Swapping dilakukan dg membawa keseluruhan proses dan menjalankannya dlm
waktu singkat kemudian meletakkanya kembali dalam disk. 
Vitual memori : program dijalankan secara partial dlm memori utama

Perbedaan utama swapping vs multiprogramming dg partisi tetap
variabel partisi: jumlah, lokasi dan ukuran sangat dinamis dpt berubah-ubah sepanjang waktu.

Ketika swapping dilakukan, mungkin banyak ‘lubang’ (ruang kosong) terbentuk dlmmemori, lubang-lubang ini bisa digabungkan menjadi ukuran yg besar _ memory compaction (pemadatan), tetapi ini memerlukan waktu CPU yg besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar