Swapping adalah Suatu metode pengalihan proses yang bersifat sementara dari memori utama ke suatu tempat penyimpanan sementara (disk) dan dipanggil kembali ke memori jika akan melakukan eksekusi.
Adapun proses
pindahkan yaitu proses yang di blocked ke disk dan hanya memasukkan
proses-proses ready ke memory utama.
swapping adalah sebuah proses yang lambat, untuk itu diperlukan
metode yang ,tepat untuk mengatur penempatan proses ke memori, agar lebih
efisien. Swapping adalah sebuah proses yang
,melibatkan modul I/O, ,memindahkan data dari storage device ke memory
melewati bus.
Proses Swapping :
1. Ketika memory belum kosong, proses ditampung dahulu di sebuah
medium biasanya ditampung didalam harddisk.
2. Saat ruang memory sudah tersedia, load proses tersebut ke memory.
3. Saat proses sudah selesai, buang seluruhnya dari memory.
4. Kalau ada proses yang blocked (stuck), pindahkan ke medium,
kemudian load proses lain yang dalam kondisi ready.
Ada 2 pendekatan tgt dari
ketersediaan hardware :
• Swapping
• Virtual memory
Swapping dilakukan dg membawa keseluruhan proses dan menjalankannya
dlm
waktu singkat kemudian meletakkanya
kembali dalam disk.
Vitual memori : program dijalankan secara partial dlm memori utama
Perbedaan utama swapping vs
multiprogramming dg partisi tetap
variabel partisi: jumlah, lokasi dan
ukuran sangat dinamis dpt berubah-ubah sepanjang waktu.
Ketika swapping dilakukan, mungkin
banyak ‘lubang’ (ruang kosong) terbentuk dlmmemori, lubang-lubang ini bisa
digabungkan menjadi ukuran yg besar _ memory compaction (pemadatan), tetapi ini
memerlukan waktu CPU yg besar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar